mouse

Pengertian Mouse

  • Mouse merupakan perangkat yang digunakan untuk memasukkan data dengan cara menekan tombol klik. Perangkat yang didesain sesuai dengan bentuk lekuk tangan ini umumnya memiliki dua tombol klik utama yaitu klik kiri dan klik kanan, yang dibawah ini atau baliknya terdapat bola kecil yang digunakan untuk menggerakkan penunjuk (pointer). Semua mouse memiliki tombol antara satu sampai tiga buah. Mouse pertama memiliki satu tombol. Kebanyakan mouse saat ini, yang didesain untuk Microsoft Windows, memiliki dua tombol. Beberapa mouse modern juga memiliki sebuah Wheel untuk mempermudah scrolling. Berbagai vendor terkemuka berlomba mengembangkan teknologi mouse untuk menarik konsumen.
  • Mouse adalah alat input atau piranti masukan yang berfungsi untuk membantu memberikan perintah kepada komputer dalam bentuk pointer. Mouse adalah alat yang digunakan untuk memasukkan data ke dalam komputer selain keyboard. Mouse memperoleh nama demikian karena memiliki kabel yang menjulur berbentuk seperti ekor tikus dan badannya seperti tikus.
  • Ada beberapa istilah dalam penggunaan mouse yaitu : yang pertama click / klik yang artinya menekan tombol kiri mouse satu kali, yang kedua double click / klik ganda artinya menekan tombol kiri mouse dua kali secara cepat, byang ketiga righ click / klik kanan artinya menekan tombol kanan mouse satu kali, dan yang terakhir click and drag artinya menekan dan menahan tombol kiri mouse dan menggerakannya ke segala arah. Mouse biasanya digunakan di atas permukaan yang rata, apabila mouse digerakkan sebelah kanan secara otomatis penunjuk akan bergerak ke kanan di atas layar, apabila penunjuk dituju ke arah menu, dan apabila ikon atau gambar ditunjuk dan klik sebanyak dua kali (klik ganda / double click), maka akan membuka suatu program.
  • Mouse juga mempunya pasangan yang fungsinya sama persis, tetapi cara menggunakannya berbeda, bentuknya pun juga berbeda. Namanya adalah Touch Pad. Touch Pad secara rekomendasi terpasang pada laptop / notebook / macbook. Dengan menggunakan Touch Pad, tidak perlu membawa mouse kemana-mana.

Sejarah Mouse

  • Mouse, atau yang dalam bahasa Indonesianya disebut tetikus, sering kita gunakan sehari-hari. Ternyata, banyak perkembangan mouse dari awal mulanya dibuat hingga mouse secanggih yang sangat populer saat ini.
  • Mouse pertama ditemukan oleh Douglas Engelbart dari Stanford Research Institute pada tahun 1963. Mouse adalah satu dari beberapa alat penunjuk (pointing device) yang dikembangkan untuk online System (NLS) milik Engelbard. Selain mouse, yang pada mulanya disebut bug juga dikembangkan beberapa alat pendeteksi gerakan tubuh yang lain, misalnya alat yang diletakkan di kepala untuk mendeteksi gerakan dagu. Karena kenyamanan dan kepraktisannya, mouselah yang dipilih.
  • Mouse pertama berukuran besar, kalau buat ukuran sekarang ini sudah termasuk monster. Mouse pertama kali menggunakan dua buah roda yang saling tegak lurus untuk mendeteksi gerakan ke sumbu X dan sumbu Y. Engelbart kemudian menguatkan pada 17 November 1970, dengan nama Penunjuk posisi X-Y untuk sistem tampilan grafis. Berikut adalah gambar dari desain dan mouse yang telah jadi yang pertama kali diciptakan.

1
Gambar  Desain mouse yang pertama kali diciptakan

2
Gambar mouse yang pertama kali diciptakan

Melihat bentuknya yang mirip batu bata atau kotak kayu, para ilmuan lain banyak yang mengkritik dan sempat ragu apakah alat ini bisa berguna di masa mendatang. Tapi siapa yang menduga bahwa saat ini mouse sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan ehari-hari terutama yang berhubungan dengan dunia komputer.

Jenis – Jenis Mouse
Berlanjut dari sejarah mouse, awal mula diciptakan mouse yang kurang optimal membuat para ilmuan lebih berusaha untuk membuat mouse yang lebih baik dari sebelumnya. Oleh karena itu perkembangan mouse menjadi lebih pesat. Mouse mempunyai banyak jenis, yaitu diantaranya adalah mouse yang memakai trackball (mouse mekanis), mouse yang memakai optic (mouse optic), mouse yang memakai laser (mouse laser) dan mouse dengan teknologi wireless / gelombang radio / bluetooth.

Mouse Mekanis atau Mouse Trackball
Perkembangan selanjutnya dilakukan oleh Bill English di Xerox PARC pada awal tahun 1970. Dia menggunakan bola yang dapat berputar kesegala arah, kemudian putaran bola tersebut dideteksi oleh roda-roda sensor didalam mouse tersebut. Pengembangan tipe ini kemudian melahirkan mouse tipe Trackball, yaitu jenis mouse terbalik dimana pengguna menggerakkan bola dengan jari, yang populer antara tahun 1980 sampai 1990. Xerox PARC juga mempopulerkan penggunaan keyboard QWERTY dengan dua tangan dan menggunakan mouse pada saat dibutuhkan saja. Mouse saat ini mengikuti desain École polytechnique fédérale de Lausanne (EPFL) yang diinspirasikan oleh Professor Jean-Daniel Nicoud.

3
Gambar  Mouse Mekanis atau Mouse Trackball

Pada dasarnya, penunjuk (pointer) yang dapat digerakkan kemana saja berdasarkan arah gerakan bola kecil yang terdapat dalam mouse. Jika membuka dan mengeluarkan bola kecil yang terdapat di belakang mouse, maka akan terlihat 2 pengendali gerak di dalamnya. Kedua pengendali gerak tersebut dapat bergerak bebas dan mengendalikan pergerakan penunjuk, yang satu searah horisontal (mendatar) dan satu lagi vertikal (atas dan bawah).
Jika hanya menggerakkan pengendali horisontal maka penunjuk hanya akan bergerak secara horisontal saja pada layar monitor komputer. Dan sebaliknya jika penunjuk vertikal yang digerakkan, maka penunjuk (pointer) hanya bergerak secara vertikal saja dilayar monitor. Jika keduanya kita gerakkan maka gerakan penunjuk (pointer) akan menjadi diagonal. Apabila bola kecil dimasukkan kembali, maka bola itu akan menyentuh dan menggerakkan kedua pengendali gerak tersebut sesuai dengan arah mouse yang digerakkan. Mouse terhubung dengan komputer dengan sebuah kabel yang terdapat pada mouse. Ujung kabel tersebut dimasukkan dalam port yang terdapat di CPU komputer.
Kelebihan Mouse yang menggunakan Trackball adalah harganya yang lebih murah. Kekurangannya yakni harus sering dibersihkan untuk menghilangkan debu yang menempel pada bola yang ada di dalamnya yang dapat menghambat putaran pada roda-roda sensornya, sehingga membuat mouse tidak dapat bekerja dengan baik dalam merespon gerakan user, serta tingkat akurasi lebih kecil dibanding mouse optical.

Mouse Optic
Selain mouse bola, saat ini banyak digunakan mouse optical. Mouse optical lebih unggul dari mouse bola karena lebih akurat dan perawatannya lebih mudah dibandingkan mouse bola. Mouse optical tidak perlu dibersihkan, berbeda dengan mouse bola yang harus sering dibersihkan karena banyak debu yang menempel pada bolanya.
Mouse optical pertama dibuat oleh Steve Kirsch dari Mouse Systems Corporation. Mouse optic merupakan mouse komputer yang menggunakan teknologi digital image processing technology untuk melacak posisi mouse dan menerjemahkan informasi tersebut kepada posisi kursor yang muncul pada layar monitor. Faktanya, sebuah mouse optic menggunakan sebuah kamera berukuran sangat kecil yang dapat menangkap 1.500 gambar per detik. Mouse optic dirasa sangat memudahkan karena mudah untuk dirawat dan tidak memiliki komponen bergerak, sehingga meminimalisir adanya eror serta resolusi pelacakan cahaya lebih halus sehingga gerakan kursor mouse pada layar juga semakin halus.

4
Gambar Mouse Optic

Mouse optic menggunakan sebuah LED (light emitting diode) merah. Cahaya LED ini akan dipantulakan oleh permukaan meja atau alas ke sensor CMOS (Complimentary Metal-Oxide Semi Conductor). Sensor ini kemudian mengirimkan gambaran permukaan ke Digital Signal Processor (DSP). DSP akan menganalisis gambaran tadi dan menentukan jarak penggeseran mouse yang kemudian dikirimkan ke komputer. Berdasarkan data tersebut, komputer akan menggeser posisi kursor mouse pada layar.
Mouse optical pertama hanya dapat digunakan pada alas (mousepad) khusus yang memiliki pola garis kotak yang akan memutus pantulan cahaya LED. Berdasarkan pola tersebut, komputer akan mengetahui jarak penggeseran mouse. Namun, mouse jenis ini lebih susah dipakai dan tidak dapat dipakai tanpa mousepad khusus.
Mouse optical saat ini dapat digunakan hampir di semua permukaan padat dan rata, kecuali permukaan yang memantulkan cahaya. Mouse optical saat ini bekerja dengan menggunakan sensor optic yang menggunakan LED sebagai sumber penerangan untuk mengambil beribu-ribu frame gambar selama mouse bergerak. Perubahan dari frame-frame gambar tersebut diterjemahkan oleh chip khusus menjadi posisi X dan Y yang kemudian dikirim ke komputer.

Mouse Laser
Perkembangan mouse optic kini sudah jauh lebih murah dibandingkan waktu pertama kali diperkenalkan. Kehadiran mouse optical sudah dinilai sangat umum. Kini ada satu mouse lagi yang mulai diperkenalkan kepada masyarakat. Kerjanya hampir sama dengan mouse optical hanya saja bila pada mouse optical menggunakan lampu LED, pada mouse laser menggunakan sinar laser. Hal ini membuat ketajaman gambar yang ditangkap oleh sensor menjadi lebih baik. Jika pada permukaan glossy seperti papan whiteboard mouse optical dengan lampu LED sulit membedakan setiap tampilan permukaan, sebaliknya dengan laser, permukaan tidak lagi menjadi sama, melainkan berstruktur atau berpola.
Mouse laser pertama kali diperkenalkan oleh Logitech, perusahaan mouse terkemuka yang bekerja sama dengan Agilent Technologies pada tahun 2004, dengan nama Logitech MX 1000. Logitech mengklaim bahwa mouse laser memilki tingkat akurasi 20 kali lebih besar dari mouse optical. Dasar kerja mouse optical dan mouse laser hampir sama, perbedaannya hanya penggunaan laser kecil sebagai pengganti LED yang digunakan oleh mouse optical. Saat ini mouse laser belum banyak digunakan, mungkin karena harganya yang masih mahal. Kini selain Logitech, Microsoft juga ikut meluncurkan mouse berbasiskan teknologi laser ini.

5
Gambar Mouse Laser

Mouse Wireless
Mouse modern sudah banyak yang tanpa menggunakan kabel, yaitu menggunakan teknologi wireless seperti Infra Red, gelombang radio ataupun Bluetooth. Mouse wireless yang populer saat ini menggunakan gelombang radio ataupun Bluetooth. Sedangkan mouse yang menggunakan Infra Red kurang begitu populer karena jarak jangkauannya yang terbatas, selain itu juga kurang praktis karena antara mouse dan penerimanya tidak boleh terhalang. Dengan sensor sinyal mouse, mouse sudah bisa digunakan tanpa kabel. Energy yang dipakai dalam mouse ini adalah dengan memakai baterai Mouse Wireless dilengkapi dengan USB dongle yang menjadi media komunikasi dengan PC atau notebook, kekompatibelan mouse ini tidak perlu diragukan lagi.

6
Gambar Mouse Wireless

Menurut kabel konektornya, mouse memiliki 3 jenis yaitu :
1. Mouse Serial
Mouse yang sudah jarang dipakai oleh masyarakat umum.Biasanya mouse ini digunakan pada komputer Pentium 1 dan Pentium dua. Kabel konektornya hanya bisa dipasangkan pada port serial di CPU.
7
Gambar Mouse Serial

2. Mouse PS/2
Mouse jenis ini biasanya digunakan pada komputer Pentium 3 dan Pentium 4. Kabel konektornya hanya bisa dipasangkan pada port PS/2 di CPU.
8
Gambar Mouse PS/2

3. Mouse USB
Mouse yang kini sudah umum digunakan oleh semua orang, bisa digunakan pada komputer Pentium 3 adan Pentium 4. Kabel konektornya dipasangkan .4.pada port USB di CPU.
9
Gambar Mouse USB
2.4 Cara Perawatan dan Perbaikan pada Mouse
Semua komponen komputer perlu dijaga dan dirawat agar tidak cepat rusak dan tetap awet digunakan dalam jangka waktu yang lama. Begitu juga dengan piranti masukan mouse.

Cara Perawatan Mouse
Berikut tips atau cara merawat mouse agar tidak cepat rusak :
1. Hindarkan mouse dari benda cair yang mudah tumpah
2. Pastikan tangan tidak basah saat memegang mouse
3. Gunanakan joystick agar mouse lebih awet saat bermain game
4. Jangan terlalu kasar saat mengklik mouse
5. Periksa apakah kabel mouse tidak terjepit meja komputer
6. Untuk mouse bola, harus sering dibersihkan untuk menghilangkan debu yang menempel pada bola yang ada di dalamnya yang dapat menghambat putaran pada roda-roda sensornya, sehingga membuat mouse tidak dapat bekerja dengan baik
7. Pakailah mouse pad, untuk mouse optik jangan memakai alas benda yang mengkilap
8. Bersihkan optic mouse 1 bulan sekali dengan menggunakan cutton bud dan alkohol

Cara Perbaikan pada Mouse
Mouse merupakan periferal paling rawan terhadap debu, terutama mouse yang masih menggunakan bola atau disebut mouse Trackball. Mouse bersentuhan langsung dengan alas (mousepad) dimana alas tersebut merupakan sumber debu. Jika debu telah banyak yang menempel pada mouse, maka gerakan bola tidak normal, dapat dilihat dari gerak kursor yang meloncat – loncat ataupun dirasa sangat lambat. Hal ini akan membuat mouse sulit diarahkan. Ada beberapa kerusakan yang sering terjadi pada mouse yaitu :
1. Mouse tidak terdeteksi oleh PC
Masalah yang sering terjadi pada mouse adalah mouse tidak dikenal oleh komputer. Pada saat proses booting, komputer memunculkan pesan bahwa windows tidak mendeteksi adanya mouse yang terhubung dengan komputer.
Analisa pertama sehubungan dengan pesan tersebut adalah kabel mouse tidak terhubung dengan baik. Untuk melakukan perbaikan prosedur yang dilakukan :

  • Cek apakah kabel mouse telah terpasang dengan benar. Jika perlu lepas dan pasangkan kembali mouse tersebut untuk meyakinkan koneksinya. Pada saat melepas dan memasang mouse komputer dalam keadaan mati agar tidak terjadi konsleting.
  • Setelah itu hidupkan kembali komputer. Apabila pesan kesalahan masih muncul, lakukan analisa selanjutnya.

Analisa kedua adalah kemungkinan rusaknya driver yang menghubungkan sistem dengan mouse. Untuk itu perlu melakukan pendeteksian ulang driver secara otomatis dengan windows melalui device manager.
Langkah yang dilakukan :

  • Klik kanan My Computer, pilih properties Hardware Device Manager.
  • Klik mouse tersebut dengan menggunakan keyboard dengan bantuan tombol Tab.
  • Hapus driver mouse yang lama dengan menggunakan tombol Remove.
  • Setelah itu restart ulang komputer.

Jika sambungan dan driver mouse sudah benar tetapi ternyata mouse tidak terdeteksi oleh windows, ada kemungkinan mouse rusak. Atau kemudian coba dengan mouse yang lain, apakah terjadi hal yang sama. Apabila masih tetap seperti itu, berarti port pada komputer yang rusak.

2. Pointer mouse yang sering meloncat – loncat
Masalah lain yang sering muncul adalah pointer mouse yang meloncat-loncat secara acak sehingga kesulitan untuk menggunakan mouse secara tepat dan presisi.
Pada kondisi ini, kemungkinan yang paling besar disebabkan karena kotornya komponen bola mouse. Karena komponen bola tersebut banyak bersentuhan dengan mouse pad yang tidak selalu bersih. Langkah untuk mengatasinya adalah:

  • Buka penutup bola mouse di bagian bawah dengan memutarnya 900 derajat.
  • Keluarkan bolanya dan bersihkan dengan air hangat atau alkohol serta sikat dengan kuas, lalu keringkan.
  • Di bagian dalam mouse dapat diamati adanya tiga buah roda. Dua lebar dan satu yang kecil. Kotoran yang menempel pada komponen tersebut perlu dibersihkan. Demikian juga dengan kotoran yang menempel pada gerigi dan bantalan bola. Lakukan pembersihan dengan hati-hati sehingga tidak merusak komponen-komponen di dalamnya.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s