central proccesing unit

CARA MEMECAHKAN MASALAH DAN MEMPERBAIKI PADA CENTRAL PROCCESING UNIT (CPU)

Komponen pada CPU
Sebelum menidentifikasi tanda kerusakan dan solusi untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi, sebaiknya dilakukan pengecekan terhadap komponen – komponen komputer terlebih dahulu untuk mengetahuai dengan jelas komponen apa saja yang terdapat dalam CPU ini dan pengertian dari setiap komponen komponen tersebut juga bagian – bagian dari komponen tersebut, agar dapat memahai masalah yang terjadi pada komputer tersebut dan cara memecahkan masalah. Cara memecahkan masalah dan memperbaiki pada CPU dapat di lakukan dengan membuka semua komponen. Berikut adalah pengertian komponen – komponen yang akan di analisis, mengetahui pengertian komponen – komponen tersebut sangatlah penting agar dapat mencari masalah atau kerusakan yang terjadi dan cara memperbaikinya.

Motherboard
Motherboard atau mainboard merupakan papan utama dimana terdapat komponen-komponen serta chip controller yang bertugas mengatur lalu lintas data dalam sistem motherboard. Pada Motherboard juga terdapat socket untuk processor, slot-slot yang digunakan untuk pemasangan komponen kartu seperti VGA Card, Sound Card, Internal Modem, dan lain-lain.

Untitled

1. Soket Prosesor. Soket ini merupakan tempat dimana prosesor dipasang. Jenis soket menentukan prosesor apa yang bisa dipasang pada soket tersebut. Jadi soket tertentu hanya bisa dipasang prosesor tertentu saja.
2. Slot Memori. Slot ini digunakan untuk memasang memori utama komputer. Jenis slot memori juga berbeda-beda, tergantung sistem yang digunakannya.
3. Northbridge, merupakan sebutan bagi komponen utama yang mengatur lalu lintas data antara prosesor dengan sistem memori dan saluran utama motherboard.
4. Southbridge, sebutan untuk komponen pembantu northbridge yang menghubungkan northbridge dengan komponen atau periferal lainnya.
5. Slot PCI Express x16, merupakan slot khusus yang bisa dipasangi kartu VGA generasi terbaru.
6. Slot PCI Express x1, merupakan slot untuk memasang periferal (kartu atau card) lainnya selain kartu VGA.
7. Slot AGP, merupakan slot khusus untuk memasang kartu VGA generasi sebelum adanya slot PCI Express.
8. Slot PCI, merupakan slot umum yang biasa digunakan untu memasang kartu atau card dengan kecepatan di bawah slot AGP dan PCI Express.
9. BIOS (Basic Input-Ouput System). Merupakan program kecil yang dimasukkan ke dalam IC ROM atau Flash yang digunakan untuk menyimpan konfigurasi dari sebuah motherboard.
10. Baterai CMOS, baterai khusus untuk memberikan daya pada BIOS.
11. Port SATA, merupakan antarmuka untuk media penyimpanan generasi terbaru. Port SATA bisa digunakan untuk menghubungkan Hard Disk dengan sistem komputer.
12. Port IDE, merupakan antarmuka media penyimpanan sebelum generasi SATA.
13. Port Floppy Disk, digunakan untuk menghubungkan media removable atau media penyimpanan yang bisa dicopot yaitu Disket atau Floppy Disk.
14. Port Power, yaitu port untuk memberikan daya kepada sistem komputer.
15. Back Panel, merupakan kumpulan port yang biasanya diletakkan di belakang casing atau wadah komputer PC. Port atau colokan yang biasanya ada di belakang casing komputer PC adalah:
16. Port PS/2 Mouse, untuk menghubungkan mouse dengan komputer.
17. Port PS/2 Keyboard, untuk memasang keyboard.
18. Port Paralel, untuk memasang periferal kecepatan rendah dengan lebar data delapan bit. Biasanya digunakan untuk memasang printer sebelum generasi USB.
19. Port Serial, digunakan untuk memasang periferal kecepatan rendah dengan mode transfer data serial. Namun saat ini jarang digunakan.
20. Port SPDIF, digunakan untuk menghubungkan komputer dengan periferal audio seperti home theatre.
21. Port Firewire, untuk menghubungkan peralatan eksternal kecepatan tinggi seperti video capture atau streaming video.
22. Port RJ45, digunakan untuk menghubungkan komputer dengan jaringan LAN.
23. Port USB, digunakan untuk antarmuka dengan periferal atau peralatan eksternal generasi baru yang menggantikan port paralel dan Serial.
24. Port Audio, digunakan untuk menghubungkan komputer dengan sistem audio seperti speaker, mikrofon, line-in dan line-out.

Prosesor
Processor sering disebut sebagai otak dan pusat pengendali computer yang didukung oleh kompunen lainnya. Processor adalah sebuah IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas. Processor terletak pada socket yang telah disediakan oleh motherboard, dan dapat diganti dengan processor yang lain asalkan sesuai dengan socket yang ada pada motherboard. Salah satu yang sangat besar pengaruhnya terhadap kecepatan komputer tergantung dari jenis dan kapasitas processor.
Prosesor adalah chip yang sering disebut “Microprosessor” yang sekarang ukurannya sudah mencapai Gigahertz (GHz). Ukuran tersebut adalah hitungan kecepatan prosesor dalam mengolah data atau informasi. Merk prosesor yang banyak beredar dipasatan adalah AMD, Apple, Cyrix VIA, IBM, IDT, dan Intel. Bagian dari Prosesor Bagian terpenting dari prosesor terbagi 3 yaitu :
 Aritcmatics Logical Unit (ALU)
 Control Unit (CU)
 Memory Unit (MU)

proccessore

Memori
RAM yang merupakan singkatan dari Random Access Memory adalah sebuah perangkat keras komputer yang berfungsi menyimpan berbagai data dan instruksi program. Berbeda dengan tape magnetik atau disk yang mengakses data secara berurutan, isi dari RAM dapat diakses secara random atau tidak mengacu pada pengaturan letak data. Data di dalam RAM bersifat sementara, dengan kata lain data yang tersimpan akan hilang jika komputer dimatikan atau catu daya yang terhubung kepadanya dicabut.

ram

Hard Disk
Pengertian Hard disk (Cakram keras- bahasa Indonesia) disebut juga Hard disk drive (HDD) yaitu hardware yang berfungsi untuk menyimpan data yang berbentuk kotak persegi empat yang didalamnya terdapat piringan magnetis. Berbeda dengan RAM, jika hard disk tidak dapat supply listrik tetap dapat menyimpan data.
Hard disk memiliki konektor IDE dan SATA, untuk hard disk external menggunakan USB. Konektor adalah slot untuk menyambung hard disk ke mainboard, anda dapat melihat bagian belakang dari hard disk memiliki konektor SATA atau IDE.
Hard disk memiliki beberapa ukuran fisik yaitu 2,5 Inch biasanya untuk laptop, sedangkan yang 3,5 Inch biasanya untuk komputer desktop atau PC rumahan. Kecepatan hard disk dinilai dengan Rpm (Rotation per minute/ Putaran per minute) semakin tinggi nilai rpm semakin cepat hard disk bekerja. Kapasitas hard disk dinilai dengan Bit, untuk ukuran hard disk saat ini sudah sampai ukuran Tera Bit (TB) yaitu Milyaran Bit.

Komponen Hard Disk

1. Platter (piringan logam) fungsinya adalah sebagai tempat penyimpan data, jumlah iringan ini beragam mulai dari 1, 2, 3, atau lebih. Piringan ini diberi lapisan bahan magnetis yang sangat tipis (ketebalannya dalam orde persejuta inchi). Pada saat ini digunakan digunakan thin film seperti pada processor untuk membuat lapisan tersebut.

2. Head, berupa kumparan. Head pada hard disk proses baca dan tulis menggunakan head yang sama atau satu head di tiap sisi platter. Untuk hard disk dengan 2 platter dapat memiliki sampai 4 head, hard disk dengan 3 platter dapat memiliki 6 head.

3. PCB (Printed Circuit Board) atau rangkaian elektronik, terdiri dari ;
– Rangkaian penguat untuk pembacaan (read preamplifier) yang diperlukan karena sinyal yang di peroleh head dari piringan sangat lemah.
– DSP (Digital Signal Processor) untuk proses yang berhubungan dengan sinyal-sinyal digital, seperti konfersi sinyal listrik yang datang menjadi sinyal digital yang akan dituliskan kepiringan.
– Chip Memory, digunakan sebagai cache buffer.
– Konektor untuk melakukan komunikasi dengan CPU. Untuk hard disk IDE jumlahnya 40 pin.
– Spindle dan actuator arm motor controller, untuk mengontrol putaran piringan dan peletakan head baca/tulis.

Network Adapter
Wireless merupakan jaringan tanpa kabel yang menggunakan udara sebagai media transmisinya untuk menghantarkan gelombang elektromagnetik. Perkembangan wireless sebenarnya telah dimulai sejak lama dan telah dibuktikan secara ilmiah oleh para ilmuan dengan penemuan radio dan kemudian dilanjutkan dengan penemuan radar. Kemudian dengan perkembangan kebutuhan informasi bagi manusia, maka penggunaan wireless semakin banyak dan tidak hanya untuk untuk penggunaan radio dan radar saja.

modem

CD-ROM
CD-ROM kepanjangan dari compact disk read only memori yang artinya bahhwa CD-ROM drive hanya bisa digunakan untuk membaca sebuah CD saja. Secara garis besar CD-ROM dibedakan menjadi 2 menurut tipenya yaitu : ATA/IDE dan SCSI. Yang paling mendasari dari perbedaan tersebut adalah kecepatannya. Kalau ATA memiliki kecepatan 100-133Mbps sedangkan SCSI memiliki kecepatan kira-kira 150 Mbps. Untuk tipe SCSI biasanya ditemuka pada CR RW drive. Pada CD ROM terdapat tulisan 56X artinya kemampuan memberikan kecepatan transfer data sebesar 56 x150 Kbps. Tipe CD RW juga biasanya dibedakan berdasarkan kemapuan membakar dan membaca. CD RW tipe 12x8x32 artinya memiliki kemampuan membakar pada CD R seccepat 12x, membakar pada CD RW secepat 8x, dan membaca CD R/CD RW/dengan kecepatan maksimal 32x.

cdrom

Floppy Disk Drive
Sistem floppy disk drive memiliki dua elemen terpisah yakni floppy diskete dan disk drive. Data disimpan dalam disket yang mudah dibawa. Untuk membaca/menulis data, disket harus dimasukkan ke disk drive.
Disk drive memiliki dua head tulis baca, satu untuk tiap sisi disket. Disk diputar pada drive dengan kecepatan 300 atai 600 rpm. Head bergerak secara tangensial ke lokasi track data untuk membaca/menulis data.
Merupakan peralatan masukan yang berfungsi untuk membaca data atau program dari media penyimpan data flopy disk (Disket). Alat ini juga dapat berfungsi untuk menulis atau merekam data ke dalam disket.

diskdrive

Power Supply
Power Supply Unit (PSU) berfungsi untuk mengubah tegangan listrik (AC 220/230/240 V, 110/120 V) agar bisa digunakan oleh computer (DC 3,3 V, 5 V, 12 V). Besarnya listrik yang mampu ditangani power supply ditentukan oleh dayanya dan dihitung dengan satuan Watt.

Power Supply adalah sebuah perangkat yang ada di dalam CPU yang berfungsi untuk menyalurkan arus listrik ke berbagai peralatan computer.

pwersuplay

Troubleshooting
Untuk menganalisis dan menangani kerusakan pada Central Processing Unit (CPU) atau yang sering disebut troubleshooting, penulis melakukan pengecekan bertahap pada hardware yang ada, mulai dari power supply, motherboard, prosesor, memory, harddisk, CD-ROM, dan terakhir sistem operasi. Berikut adalah hasil dari pengecekan hardware yang telah dilakukan.

Pengecekan Terhadap Power Supply dan Motherboard
Pengecekan terhadap power supply dan motherboard dilakukan dengan cara memasang kabel power supply ke motherboard dan kemudian memasang kabel power pada power supply. Selanjutnya kabel power pada power supply dihubungkan langsung tengan listrik.
Hasil dari pengecekan yang penulis lakukan terhadap power supply dan motherboard tersebut, diketahui bahwa power supply dan motherboard masih berfungsi (hidup). Karena lampu led yang ada pada motherboard menyala (warna kuning), hal tersebut berarti motherboard masih menerima arus listrik yang disalurkan oleh power supply.

Pengecekan Terhadap Prosesor
Untuk mengetahui apakah prosesor yang ada masih berfungsi dengan baik, maka penulis melakukan pengecekan terhadap prosesor dengan cara hanya memasang prosesor pada motherboard dan tanpa memori. Apabila prosesor tidak berfungsi dengan baik maka tidak ada keluaran (output) apapun.
Hasil dari pengecekan yang penulis lakukan terhadap prosesor tersebut, diketahui prosesor masih bekerja dengan baik karena CPU mengeluarkan bunyi beep lebih dari sekali. Selain itu pada BIOS, prosesor sudah terlihat.

Pengecekan Terhadap Memori
Untuk mengetahui apakah memori yang ada masih berfungsi dengan baik, maka penulis melakukan pengecekan terhadap memori dengan cara memasang kedua memori yang ada pada slot 1 dan slot 2. Apabila memori berfungsi dangan baik maka komputer akan mengeluarkan bunyi beep sekali.
Hasil dari pengecekan yang penulis lakukan terhadap memori yang ada, diketahui terdapat kerusakan pada memori yang dipasang pada slot 1 sehingga komputer mengeluarkan bunyi beep panjang yang berulang.
Setelah itu penulis kembali memasang memori yang tersisa (128 MB) di slot 1 dan 2 . Diketahui memori tersebut dapat berfungsi dengan baik karena mengeluarkan bunyi beep sekali.

Pengecekan Terhadap Harddisk
Untuk mengetahui apakah harddisk yang ada masih berfungsi dengan baik atau tidak, maka dilakukan pengecekan yang dimulai dari pemasangan kabel power pada harddisk, kemudian pemasangan kabel ATA disisi hardisk dan motherboard. Selanjutnya komputer dihidupkan dan masuk ke BIOS.
Hasil dari pengecekan yang penulis telah lakukan terhadap harddisk diketahui bahwa harddiskk tersebut tidak dapat diditeksi dengan baik karena pemasangan jumper harddisk yang salah. Kemudian penulis mengganti jumper harddisk pada posisi master. Selanjutnya kabel power pada harddisk, kabel ATA disisi hardisk dan motherboard dipasang kembali, komputer dihidupkan dan masuk ke BIOS. Diketahui bahwa harddisk tersebut masih berfungsi dengan baik, karena pada BIOS sudah terditeksi .

Pengecekan Terhadap CD-ROM
Selanjutnya dilakukan pengecekan terhadap CD-ROM dengan cara memasang kabel power beserta kabel ATA di sisi CD-ROM dan motherboard. Untuk CPU ini kabel ATA harddisk dan CD-ROM menjadi satu, jadi susunannya adalah motherboard – harddisk – CD-ROM. Setelah kabel power dan kabel ATA terpasang, komputer dihidupkan dan masuk ke BIOS.
Dari hasil pengecekan yang penulis lakukan terhadap CD-ROM diketahui bahwa CD-ROM tersebut masih dapat terditeksi dengan baik, karena pada BIOS terlihat CD-ROM sudah terditeksi.

Pengecekan Terhadap Sistem Operasi
Pengecekan terakhir yang dilakukan adalah pengecekan terhadap sistem operasi yang ada pada harddisk. Pengecekan sistem operasi dilakukan dengan cara memasang prosesor, memori dan harddisk yang sebelumnya sudah dicek dan berfungsi secara baik, kemudian menghidupkan komputer secara normal tanpa masuk ke BIOS.
Dari pengecekan terhadap sistem operasi yang dilakukan, diketahui bahwa pada layar monitor, bios tidak muncul karena ada kerusakan di bagian memory dan vga yang di ambil dari CPU lain.

Cara Merawat Komponen Dari CPU
Dari permasalah yang terjadi pada Central Proccesing Unit (CPU) yang digunakan sebagai bahan praktikum. Disni penulis akan memberikan pengertian mengenai cara merawat komponen – komponen yang terdapat pada CPU agar pembaca dapat mengetahui permasalahan yang terjadi seperti diatas dan cara merawat komponen – komponen dari CPU yang digunakan sebagai bahan praktikum agar mencegah terjadinya kerusakan pada CPU. Berikut ini adalah cara merawat dari komponen – komponen CPU mulai dari Motherboard, Memory, Power supply , Hard disk, Cd Rom.
Motherboard
 Jaga kebersihan motherboard dan slot-slotnya
Perhatikan kebersihan motherboard, walaupun diletakan ditempat yang jauh dari debu dan kotoran tapi tetap cek kebersihan motherboard apabila kotor maka bersihkan dengan menggunakan kuas. Kotoran pada motherboard bisa juga menyebabkan korslet jadi bersihkan juga slot-slotnya karena bukan tidak mungkin slotnya terhindar dari kotor. Usahakan total dalam membersihakannya.
 Gunakan stabilizer dan UPS (Uninterruptible Power Supply)
Arus tegangan listrik sering tidak stabil dan berubah-ubah bisa menyebabkan kerusakan pada komponen motherboard, maka diperlukan stabilizer untuk membuat arus tegangan stabil. Dan UPS beguna apabila terjadi mati mendadak pada arus listrik maka cpu tidak langsung mati karena masih menyimpan arus listrik yang dapat bertahan beberapa menit sehingga motherboard lebih awet.
 Perhatikan pemasangan komponen
Komputer rusak bisa jadi karena kesalahan dalam pemasangan komponen atau bisa jadi karena pemasangan yang kurang baik jadi periksalah setiap komponen yang terpasang apakah sudah benar atau belum.
 Sering hidupkan komputer
Jangan biarkan komputer tidak dihidupkan dalam jangka waktu yang lama paling tidah seminggu 2 atau 3 kali digunakan. Sebelumnya saya pernah tidak menghidupkan komputer selama sebulan dan ketika dihidupkan terlihat lebih lambat dari biasanya entah pengaruh darimana yang jelas itu bisa mempengaruhi komputer.

Memory
Cara merawat memory atau biasa disebut RAM adalah dengan memrsihkan memory tersebut dengan cara menggosok pin-pin memory tersebut dengan kain dengan tujuan membersihkan, boleh juga di beri Tiner sedikit supaya lebih bersih dari debu, dan gesekan dengan kain tersebut juga akan memancing ion-ion pada pin memory menjadi tersimulasi agar konduktornya lebih aktif.

Power Supply
• Gunakanlah stabilizer, untuk menahan saat tegangan listrik mati, arus kuat (listrik) yang datang tiba-tiba dating, hal-hal semacam ini dapat dihindari dengan menggunakan stabilizier. Sebab fungsi dasar sebuah stabilizer adalah menahan shock electricit.
• Menggunakan perangkat tambahan pada komputer yang menguras pasokan sumber listrik. Maksudnya adalah, memberikan beban baru terhadap tegangan listrik yang harus dihadirkan pada mesin komputasi.
• Membersihkan debu atau kotoran yang masuk kedalam casing power supply.Debu-debu yang terkumpul dapat menghambat sirkulasi tegangan listrik dan udara. Gunakanlah sikat halus (alat pembersih) untuk membersihkan debu-debu tersebut. Karena, bagaimana pun juga komponen-komponen yang ada dalam mainboard komputer mempunyai sifat yang sangat sensitif.

Harddisk
a) Stabilizer sangat penting saat menggunakan PC, karena Stabilizer sangat penting jika sewaktu-waktu terjadi listrik mati, maka benda ini akan menyimpan listrik untuk sementara,sehingga PC tidak mati secara mendadak. Perlu diketahui bahwa dengan listrik mati mendadak bisa menyebabkan kerusakan pada harddisk.
b) Selalu membackup file data yang ada di harddisk, untuk menjaga file tetap aman saat terjadi hal yang tidak diinginkan.
c) Menginstal program pendeteksi virus, perbarui terus deteksi Anda untuk mengawasi virus yang dapat merusak file yang tersimpan di Harddisk .
d) Melakukan scandisk untuk mengoreksi error pada direktori dan File Allocation Tab. Cek setiap saat untuk antisipasi dan terjadinya error.
e) Jangan pernah memindahkan saat laptop masih hidup atau selama harddisk sedang berjalan. Ini untuk mengantisipasi guncangan. Harddisk sangat rawan terhadap guncangan yang terjadi, ini dapat membuat harddisk rusak.
f) Melakukan program perawatan Harddisk. Misalnya Disk Defragmenter dari Windows untuk pengguna OS Windows, yang berfungsi mengelola dan merapikan data-data yang tersimpan di harddisk.
g) Aplikasi yang tidak terpakai, sebaiknya di hapus atau uninstall file agar kerja Harddisk tidak berat dan lambat.

CD-ROM
a) CD/DVD Kotor. Disk yang kotor atau tergores tidak akan bekerja dengan sempurna, meskipun bisa tidak akan beraturan. Caranya bisa membersihkan CD/DVD dengan kain kering yang bersih atau pembersih khusus.
b) CD/DVD Tak Sesuai. Jika drive menampilkan pembacaan disk secara benar, tapi tak bisa mengakses data, periksa disk yang dimasukkan dalam drive. Bisa jadi salah memasukkan CD/DVD.
c) Perfomance Kurang Baik. Asap atau kotoran yang melapisi lensa atau prisma dalam drive, termasuk penyebab perfomance yang kurang baik. Sebagian besar drive DVD/CD-ROM mencengkeram disk pada tempat yang kombinasi lingkaran karet dengan sebuah magnet. Jika lingkaran karet terlapisi oleh debu atau kotoran, maka cengkeraman disk tidak dapat cukup erat, menyebabkan slip saat disk berputar dan drive tidak akan dapat membaca sebagaimana mestinya.
d) Drive Tak Bisa Buka/Tutup. Jaga selalu tray DVD/CD-ROM agar tetap tertutup saat tidak digunakan untuk menukar disc (menutup tray juga mengurangi kesempatan kotoran memasuki bagian dalam drive). Jika tombol bagian luar telah aus dan tidak bisa atau lama membuka tray drive, masukkan sebuah pin atau potongan kertas dalam lubang kecil pada muka drive DVD/CD-ROM. Jika tray tidak menutup, pastikan tak terdapat sesuatupun yang mengganjal tray, seperti memasukkan disc dengan tidak benar. Jangan memberi tekanan keras ketika menutup tray driver DVD/CD-ROM dan hindari menutup tray saat komputer sedang mati, bisa merusak komponen bagian dalam drive. Tray drive harus ditutup dengan tekanan yang lunak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s